Cara Beternak Ayam Petelur – Sukses Dengan Cara Ini !

Kebunternak.com – Halo apa kabar teman-teman ? semoga dalam keadaan baik semuanya ya. Amin. Pada kesempatan kali ini saya ingin memberikan beberapa tips sukses cara beternak ayam petelur bagi pemula. Sedikit cerita dulu ya, sebulan yang lalu saya iseng membeli 4 anak ayam negri yang dijual di toko pakan ayam. Nah saya pelihara tuh ayam sampai besar, kandangnya saya belikan kandang kucing tapi yang jarak jerujinya agak rapat. Nah ayam ini wajib diberi lampu untuk penerangan pada malam hari, supaya saat malam pun ayam ini masih bisa makan. Jadi pertumbuhan badannya cepat besar, untuk lampunya saya menggunakan philips led 7W yang harganya kisaran 30rban kalau gak salah.

Untuk pakan awal saya kasih pur 511 dan setelah 2 minggu saya kasih pakan ayam pur yang biasa, lupa namanya tapi harganya kisaran 7500/kg. Nah untuk air minumnya saya gak pakai vita*** tapi saya pakai neobro yang bungkusnya warna kuning. Untuk lampunya saya nyalakan 24 jam dan untuk kandangnya sekelilingnya saya tutup kain bekas, intinya sih biar ayamnya tetap hangat. hehe.

Philips Led 7W Untuk Ayam

Philips Led 7W Untuk Ayam

Nah singkatnya ayam saya itu tumbuh sangat pesat, saya tidak pakai obat aneh-aneh yang banyak dijual di youtube. Vitamin inilah, cepat panen lah atau apalah, hanya pakannya saja saya kasih neobro. Nah enaknya pakai neobro itu, selain bisa dicampurkan ke air, bisa juga dicampurkan ke pakan. Harganya juga murah cuma 1500/scht dan gampang dibelinya. Kalau ga percaya, lihat saja ayamnya makannya lahap banget, istirahat sebentar ( duduk ) makan lagi, begitu seterusnya.. hehe.

Setelah satu bulan ayam saya paling kecil beratnya sekitar 1KG dan yang paling besar beratnya mencapai 2KG tanpa ada yang mati dan sakit, semuanya sehat walafiat. Pertumbuhannya memang tidak sama rata, tapi itu wajar aja sih soalnya manusia aja yang umurnya sama belum tentu berat badan dan tingginya sama.. hehe

Neobro Untuk Anak Ayam

Neobro Untuk Anak Ayam

Setelah saya fikir-fikir, wah ternyata kalau dijadikan bisnis ternak pasti menguntungkan nih, akhirnya saya pun juga terjun ke usaha ternak ayam ini. Dan apa saja sih persiapan yang saya lakukan saat itu sehingga bisnis ternak ayam saya ini berjalan sesuai dengan harapan ? Simak ya tipsnya di bawah ini :

cara beternak ayam petelur

cara beternak ayam petelur

  1. Persiapan Bibit

Bibit ayam petelur biasa disebut DOC atau Day of Chicken yang dalam bahasa Indonesia berarti Ayam yang berumur Satu Hari. Untuk mendapatkan keturunan serta hasil produksi yang terbaik maka ayam petelur harus sehat dan fisiknya tidak cacat. Selain itu, ayam petelur yang baik adalah ayam yangmempunyai perkembangan dan pertumbuhan yang normal.

Akan sangat membantu jika Anda mengetahui asal indukannya untuk memastikan kualitas DOC nantinya. Ada beberapa poin yang bisa memandu Anda untuk memilih DOC dengan kualitas terbaik, diantaranya :

  • Bulu halus dan penuh
  • Pertumbuhan baik
  • Tidak ada kecacatan dan asal induk diketahui
  • Nafsu makan baik dengan ukuran badan yang normal antara 35-40 gram
  • Tidak adanya feses di daerah duburnya. Keberadaan feses di area dubur merupakan tanda bahwa sistem pencernaan unggas tidak berjalan dengan baik.
  1. Perkandangan

Sistem perkandangan yang disarankan adalahsistem perkandangan yang terbuka. Selain untuk menjaga sirkulasi udara dalam kandang, sistem kandang terbuka juga akan membantu cahaya masuk ke dalam kandang yang diperlukan oleh ayam untuk bermetabolisme. Selain itu, kandang hendaknya tidak melawan arah mata angin dengan konstruksi yang kuat, bersih, dan tahan lama. Iklim kandang terbaik adalah dengan suhu antara 32,2-25 derajat celsius dan kelembaban 60-70%.

Ada tiga jenis lantai yang bisa Anda pilih untuk beternak ayam petelur yaitu dengan liter, lantai berkolong dan berlubang, dan campuran keduanya. Ada baiknya tidak membuat kandang dengan lahan yang berbukit karena akan menghalangi sirkuasi udara dan membahayakan aliran air ketika turun hujan.

  1. Peralatan Perkandangan

Ada beberapa peralatan kandang yang harus Anda persiapkan untuk beternak ayam petelur, diantaranya :

  • Litter (alas lantai)

Litter dipasang setebal 10 cm yang dibuat dari campuran kulit padi atau sekam yang di tambahkan dengan sedikit kapur dan pasir secukupnya. Bisa juga menggunakan serutan kayu dengan panjang antara 3-5 cm sebagai pengganti kulit padi atau sekam.

Pastikan litter selalu dalam keadaan kering sehingga proses membersihkannya juga tetap mudah

  • Tempat Bertelur

Tempat bertelur di buat untuk emudahkan pengambilan telur dan memungkinkan telur tidak kotor. Tempat betelur dapat berupa kotak berukuran 30 x 35 x 45 cm untuk 4 – 5 ekor ayam. Kotak-kotak tersebut diletakkan di dinding kandang yang dibuat lebih tinggi dari tempat bertengger.

  • Tempat Bertengger

Tempat bertengger pada ayam petelur berguna untuk temoat in=stirahat atau temoat tidur ayam petelur di malam hari. Tempat bertengger diletakkan di dinding dan dalam pembuatannya pastikan kotoran yang jatuh ke lantai mudah dibersihkan dari luar. Tempat bertengger dibuat lebih rendah dari tempat bertelur dan dibuat tertutup agar terhindar dari angin.

  • Tempat Makan dan Minum

Pastikan tempat makan dan minum jumlahnya mencukupi untuk seluruh ternak ayam petelur yang bisa dibuat dai bahan-bahan yang awet dan tidak mudah berkarat. Contohnya saja bambu, alumunium, plastik, dan yang lainnya.

  1. Pemberian Pakan dan Air Minum

Pemberian pakan dan minum ayam petelur dilakukan berdasarkan fase-nya. Ada fase starter dan fase finisher. Jadwal pemberian pakan sebaiknya dilakukan sehari 2 kali. pemberian pakan pertama adalah pagi hari pada pukul 07.00 sebanyak 40 % dan pukul 13.00 sebanyak 60%. Pemberian pakan diberikan berdasarkan kebutuhan ayam per hari yaitu 120g/hari. Ada komposisi ransum yang diberikan kepada ayam petelur yaitu 35% konsentrat, 52% jagung, dan 13% bekatul. Untuk menambah performa yam, berikan makanan penunjang seperti probiotik dan premik. Untuk air minum, sebaiknya berikan secara ad libitumatau selalu tersedia di tempat air minum.

  1. Perawatan Kesehatan

Perawatan kesehatan ayam petelur yang utama adalah berasal dari kandang. Pembersihan kandang secara rutin akan mengurangi penyakit pada ayam petelur. Selain itu, mereka juga akan terhindar dari stress.

Ayam petelur merupakan unggas yang sangat rentan terhadap berbagai virus. Maka, melakukan vaksinasi ayam petelur merupakan sebuah keharusan bagi peternak. Vaksinasi hendaknya dilakukan oleh dokter hewan yang berwenang untuk mendapatkan merk dan dosis yang sesuai. Vaksinasi mempunyai syarat yang harus dipenuhi jika dilakukan, yaitu ayam yang di vaksin harus sehat, dosis dan kemasan vaksin tepat, dan sterilisasi alat-alat untuk mencegah penyakit menular.

  1. Masa Panen Ayam Petelur

Ketika masa panen, hasil utama ayam petelur adalah telurnya. Telur sebaiknya di panen 3 kali dalam sehari untuk mencegah kerusakan isi telur yang disebabkan oleh virus. Pengambilan dapat dilakukan secara berturut-turut pada pukul 10.00-11.00, 13.00-14.00, dan 15.00-16.00. Teur ditetakkan di egg tray atau namapn telur  dan dipisahkan telur yang normal dan abnormal. Telur normal memiliki ciri-ciri bentuknya yang oval, bersih, dan kulitnya yang mulus dengan berat sekitar 57,6 gram dan volume 63 cc.

Setelah dikumpulkan, bersihkan telur dari berbagai macam kotoran. Untuk telur yang terkena litter dibersihkan dengan amplas besi yang halus dan di cuci secara khusus dengan cairan pembesih.

Keuntungan Lainnya Bisnis Ayam Petelur

Ada pula hasil tambahan yang dapat Anda nikmati ketika memelihara ayam ptelur. Hasil tambahan tersebut berupa daging dari indukan yang sudah tua dan kotoran yang dapat Anda jual yang digunakan sebagai pupuk. Serta jeroan ayam berupa usus buntu yang bisa kalian gunakan untuk pakan alternatif ikan lele selain pellet. Nah makanya diartikel sebelumnya cara ternak ikan lele memang sangat cocok sekali jika dilakukan bersama-sama dengan ternak ayam, baik ternak ayam potong maupun ternak ayam petelur.

Demikianlah artikel saya kali ini mengenai bisnis ternak yang paling menguntungkan saat ini yaitu dengan cara beternak ayam petelur. Semoga artikel kali ini bisa membantu pembaca blog kebun ternak menjadi pengusaha sukses semuanya, Amin. Tak lupa saya ucapkan banyak terima kasih sudah berkunjung dan salam sukses selalu.

Cara Beternak Ayam Petelur – Sukses Dengan Cara Ini ! | admin | 4.5