Cara Beternak Kambing Jawa – Budidaya Sukses Kambing Jawa

Kebunternak.com – Budidaya Sukses Kambing Jawa saat ini memang sangat diimpikan bagi kalangan peternak kambing. Agar sukses beternak kambing jawa ini, selain pemilihan bibit yang unggul pembuatan kandang dan pengolahan pakan yang tepat juga sangat berpengaruh. Nah apa sajakah langkah yang tepat agar sukses beternak kambing jawa ? Simak ulasannya di bawah ini ya :

Cara Beternak Kambing Jawa

Cara Beternak Kambing Jawa

Pemilihan Bibit

Kambing jawa merupakan salah satu jenis kambing yang mempunyai tubuh yang kecil. Namun dalam pembibitan untuk dipelihara, sebisa mungkin carilah kambing jawa yang mempunyai kondisi tubuh yang besar. Selai itu, pilih kambing jawa dengan agresifitas dan nafsu makan yang tinggi. Karena hal tersebut merupakan sifat alaminya yang merupakan tanda bahwa kambing jawa sedang dalam kondisi sehat. Untuk pejantan, pilih kambing jawa yang sehat dengan ciri-ciri tubuhnya yang tinggi besar, kakinya kokoh, berjanggut, ekor melingkar keatas dan berkarakter galak. Selain itu, pilih kambing dengan umur lebih dari 13 bulan yang di tandai sudah poel (giginya sudah ganti).

Sedangkan untuk betina, pastikan umurnya sudah mencapai umur 12 buan karena dengan umur tersebut kambing jawa betina sudah siap untuk dikawinkan mengingat organ reproduksinya sudah matang. Lakukan perkawinan atau Inseminasi Buatan pada masa subur (birahi) dengan masa 14-16 hari. Selain itu, pertimbangan ciri-ciri fisik dalam melihat kambing etawa betina adalah karakternya yang jinak, bulu panjang pada paha, ekor berbulu lebat, tanduk menjulang ke atas, berputing dua, adanya bulu panjang pada paha, dan berjanggut.

Perkandangan

Sebenarnya, kambing merupakan hewan yang sangat mudah untuk beradaptasi dengan kondisi apapun. Namun, ada baiknya kita memperhatikan kenyamanan kambing jawa karena akan mempengaruhi hasil produksinya nanti.

Pembuatan kandang kambing jantan haruslah mempertimbangkan faktor sirkulasi udara yang cukup dengan sanitasi yang mencukupi pula. Model kandang terbaik untuk kambing jawa adalah model panggung karena memungkinkan kambing tidak akan bersentuhan langsung dengan kotorannya. Tidak butuh lahan yang luas untuk membuat kandang panggung karena untuk ukuran kandang sekitar 3 x 2 m sudah dapat menampung 3 ekor kambing jawa.

Tata Kelola Pakan Ternak Kambing Jawa

Pemberian pakan merupakan hal yang sangat penting karena setiap nutrisi yang masuk ke dalam tubuh kambing jawa akan mempengaruhi konversinya menjadi daging yang secara tidak langsung akan mempengaruhi hasil produksinya di masa panen nanti.

Seperti jenis kambing yang lain, kambing jawa biasa memakan hijauan sebagai pakan utamanya seperti rumput, dan dedaunan. Anda juga dapat memberikan bungkil kedelai, dedak, ataupun sisa hasil pertanian yanglain. Pengaturan komposisi pakan disesuaikan dengan perannya.

Untuk kambing jawa dewasa kebutuhan pakan sebanyak 10% dari berat badannya dimana ¾ bagiannya berupa hijauan segar dan sisanya berupa dedaunan. Pada kambing pemacek, formulasi kebutuhan pakan mirip dengan kambing jawa dewasa, hanya saja pada kambing pemacek perlu ditambahkan dedak padi halus sebanyak 200-250 gram. Sedangkan untuk kambing janwa yang sedang bunting menjelang melahirkan komposisi makanan hijauan lebih banyak yaitu 3/5 bagian dimana sisanua berupadedaunan dan juga ditambahkan 200-250 gram dedak padi halus

Air minum kambing jawa hendaknya dipenuhi setidaknya 2 liter setiap harinya. Waktu paling penting untuk memberikan air minum pada kambing jawa adalah siang menjelang sore sekitar pukul setengah 3.

Perawatan Kesehatan

Pencegahan penyakit dari kambing jawa yang paling penting adalah dengan menjaga sanitasi dan kebersihan badan kambing jawa. Maka dari itu, membersihkan kandang secara rutin merupakan hal yang wajib dilakukan untuk membuat dan memastikan kambing jawa selalu sehat dan tidak terkontaminasi kuman.

Pembiakan

Untuk mengembangbiakkan kambing jawa, dapat dilakukan perkawinan dengan pejantan pemacek ketika kambing jawa betina sedang mengalami birahi antara 12-18 jam sejak birahi pertama muncul. Kedewasaan organ reporduksi kambing jawa betina dapat dilhat ketika mereka sudah berusia antara 6-8 bulan. Sedang usia yang paling ideal untuk dikawinkan adalah 10 bulan.

Masa Panen

Kambing jawa memiliki potensi yang sangat bagus di Indonesia mengingat banyaknya makanan khas Indonesia yang menggunakan daging kambing sebagai bahan dasarnya. Selain itu, daging kambing juga sering digunakan untuk pesta maupun hari Raya Indul Fitri maupun Idul Adha. Di Hari Raya Idul Adha, kambing biasanya akan dikurbankan dan dimakan bersama-sama oleh penduduk sekitar.

Nah demikianlah artikel kali ini mengenai cara beternak kambing jawa, semoga artikel kali ini bisa bermanfaat bagi pembaca blog kebunternak.com. Terima kasih sudah berkunjung dan salam sukses selalu.

Cara Beternak Kambing Jawa – Budidaya Sukses Kambing Jawa | admin | 4.5