Ternak Ikan Lele Mutiara – Rahasia Agar Cepat Panen Dan Untung Besar

Kebunternak.com – Beternak atau budidaya ikan lele memang gampang-gampang susah, apalagi jika kalian ingin agar ternak ikan lele cepat panen, tentu saja kalian harus mempunyai pengetahuan yang lebih dalam bidang ini. Akan tetapi jika kalian bisa mengerti tahapnya, maka kalian adalah calon pengusaha sukses dibidang ini. Kenapa ? Karena jenis ikan lele saat ini sudah banyak diminati oleh masyarakat dan cenderung harganya tetap stabil walaupun kondisi cuaca buruk sekalipun.

Oleh karena itu usaha dalam bidang ternak ikan lele memang sangatlah menjanjikan, karena bisa diaplikasikan dilahan yang sempit sekalipun, dengan kolam terpal ataupun tembok. Nah pada artikel kali ini saya akan membahas tentang cara ternak ikan lele kolam tanah yang sudah saya jalani selama hampir tiga tahun belakangan ini. Untuk pembahasan kolam terpal dan tembok akan saya bahas pada artikel mendatang ya, jadi sabar dan tetap pantau update dari blog ini. Oke langsung saja simak penjelasannya di bawah ini.

Ternak Ikan Lele Mutiara

Ternak Ikan Lele Mutiara

Pembuatan Kolam Ternak Ikan Lele

Untuk membuat kolam ternak tanah memang tidaklah sulit, tinggal gali dan jadi. Tapi yang perlu diperhatikan adalah posisi tempat tinggal kalian apakah letak posisi kalian di atas ( perbukitan ) atau di bawah ( pekotaan ). Jika kalian tinggal di daerah dataran tinggi maka yang perlu kalian perhatikan adalah, apakah jika menggali tanah di sekitar kalian akan mengalami kebocoran atau tidak ?

Jika tidak lanjutkan menggalinya, tapi jika bocor harus hati-hati karena butuh kesabaran ekstra agar tidak bocor. Begitupun sebaliknya jika kalian tinggal di dataran rendah, idealnya sih buat kolam yang paling dekat dengan sawah atau sejajar dengan pesawahan, dan dekat aliran air, sungai, kali, bendungan dll. Agar nantinya mudah mendapatkan air untuk pengairan kolam kalian. Dan sebaiknya kolam digali dengan kedalaman di atas 80cm, jangan kurang, lebih dalam lebih baik misalnya 1 Meter ke atas.

Lingkungan Ternak Ikan Lele Yang Baik

Lingkungan juga memegang peranan penting dalam beternak ikan lele, nah untuk lingkungan kolam tanah yang baik adalah dilingkungan yang tersorot sinar matahari full dari pagi siang hingga sore. Jangan di tempat yang gelap atau ada atapnya. Jika lingkungan kalian banyak pepohonan, sebaiknya daun dan ranting yang menghalangi sinar matahari masuk ke dalam kolam wajib kalian singkirkan. Nah kenapa wajib harus full sinar matahari masuk ? nanti ya penjelasannya di bawah.

Pengelolaan Air Sebelum Ternak Ikan Lele Kalian Dimulai

Pengelolaan air sebelum tebar benih memang sangatlah penting, mengingat ikan lele tidak akan bisa berkembang dengan baik jika air yang ada di kolam tanah kalian tidak baik. Okelah anggap saja kalian semua sudah mempunyai kolamnya, selanjutnya adalah pengairan. Masukan air dengan ketinggian -+20cm dengan menggunakan air sungai atau air sawah yang bebas dari limbah. Jika tidak ada air sungai atau sawah kalian bisa menggunakan air sumur bor, akan tetapi pengelolaan air akan memakan waktu yang lama. Nah setelah kalian mengisi air setinggi -+20cm, kalian diamkan air di kolam itu selama 3-4 hari untuk air sumur bor, dan untuk air sawah, cukup didiamkan selama 1-2 hari. Ingat, makin lama diendapkan maka air akan semakin baik untuk benih lele nantinya.

Pemupukan Air Yang Benar Agar Benik Ikan Lele Sehat

Pemupukan bertujuan untuk menumbuhkan plankton pada kolam sebagai makanan untuk benih ikan lele nantinya. Dan untuk mengurangi amoniak pada kolam tanah kalian, biasanya jika air kolam sudah banyak plankton, maka warnanya akan berubah menjadi hijau. Nah kolam hijau inilah yang sangat baik bagi pertumbuhan ikan lele kalian. Untuk pemupukan saya biasanya menggunakan garam non yodium, kalian bisa membelinya di pasar tanya saja garam untuk membuat ikan asin. Nanti juga dikasih garam non yodium sama penjualnya. Nah setelah diberikan garam, selanjutnya adalah diberikan pupuk kandang dengan menggunakan kotoran kambing, perlu diingat kotoran kambing yang dimaksud adalah yang langsung diambil dari kandang, yang masih tercampur urinenya. Sehingga mempercepat proses pemupukannya. Oia untuk 1M2 kalian bisa memberikan 5kg kotoran kambing dengan cara dikarungkan ( jangan dimasukan kedalam kolam ) karena nanti kita akan membuat teh celup dengan karung tersebut.

Ikat karung tadi dengan tali, lalu masukan kedalam kolam ( diikat agar tidak lari ketengah kolam ). Nah selanjutnya diamkan karung yang berisi kotoran tadi selama 2 hari, pada hari ke 2 silahkan angkat dan celupkan seperti membuat teh manis, sehingga air yang keluar dari karung kotoran kambing yang kita rendam tadi menyebar keseluruh kolam ( biasanya akan berwarna coklat ). Ulangi tahap ini setiap 2 hari sekali selama 1 minnggu sehingga air berwarna coklat kehijauan. Biasanya jika memakai air sawah atau sungai, maka proses penghijauan kolam akan semakin cepat, karena biasanya air sawah sudah memiliki plankton, tinggal kita memperbanyaknya saja.

Jika sudah seminggu, sebaiknya karung yang berisi kotoran tadi diangkat dari kolam, simpan kotorannya dan bisa kalian gunakan untuk pupuk tanaman. Ngomong-ngomong soal tanaman, kalian bisa mengunjungi arikel sebelumnya mengenai cara menanam cabe yang baik dan benar. Biasanya sih kalau beternak lele tidak jauh dari sampingannya menanam tanaman cabe dan beternak ayam potong. Soalnya keduanya bisa menghasilkan income yang bagus juga, dan keduanya juga mempunyai hubungan sangat erat.

Pemilihan Benih Ikan Lele Yang Bagus

Pemilihan benih juga sangat penting dilakukan dalam ternak ikan lele, karena benih ini berpengaruh terhadap tingkat pertumbuhan dan SR ( Survival Rate ) tingkat ketahanan hidup. Pilihlah jenis ikan lele yang mempunyai SR tinggi Dan FCR rendah, sehingga hasil panen kalian akan meningkat. Saat ini saya masih setia memakai benih ikan lele jenis mutiara, bagi kalian yang belum tahu apa itu ikan lele mutiara, silahkan simak artikel sebelumnya mengenai Keuntungan Budidaya Ikan Lele Mutiara. Silahkan kalian baca dahulu sampai kalian mengerti dan paham kenapa strain lele ini lebih unggul ketimbang jenis lainnya.

Penebaran Benih Ikan Lele Dengan Baik Dan Benar

Jika pemupukan kolam kalian sudah selesai atau air kolam sudah berwarna hijau kecoklatan, maka selanjutnya adalah langkah yang kita tunggu-tunggu yaitu penebaran benih ikan lele. Untuk awal atau pemula, pilihlah benih dengan ukuran 7 cm keatas, jangan lebih kecil dari itu. Kecuali kalian sudah paham betul tentang pengelolaan airnya. Untuk penebaran benih ikan lele sebaiknya dilakukan pada pagi antara jam 7-9 dan sore hari antara jam 3-5. Karena pada jam tersebut cuaca tidak terlalu panas yang dapat membuat ikan menjadi stress sehingga ikan bisa mati.

Setelah ikan dimasukan ke dalam kolam tanah biasanya ikan tidak langsung diberi makan, tunggu sampai 2-3 hari baru boleh diberi makan, hal ini karena ikan masih menyesuaikan dengan lingkungan barunya. Terkecuali jenis ikan lele mutiara, tunggu 2 jam saja bisa langsung diberi makan, karena ikan ini tidak mudah stress dengan lingkungan kondisi air baru sekalipun.

Pemberian Pakan Agar Menurunkan FCR

FCR atau perbandingan pakan pada ternak ikan lele mempunyai peranan penting agar usaha kalian bisa sukses. Nah untuk pemberian pakannya, jangan 100% full pellet dari tebar benih hingga panen nanti. Karena akan membengkakan pengeluaran kalian untuk membeli pakan, ingat ikan lele adalah ikan yang sangat rakus, rumusnya adalah semakin dia banyak makan maka semakin dia cepat besar, semakin cepat besar maka akan semakin cepat panen, semakin cepat panen maka akan semakin cepet dapet duit. hehe..

Untuk benih ikan lele ukuran 7cm keatas bisa langsung diberikan pellet 781 polos selama 1 minggu, takarannya disesuaikan dengan jumlah benih yang ditebar atau ditanam. Kalau saya sendiri untuk benih sebanyak 10.000 ekor bisanya saya menghabiskan 2 karung pellet 781 polos yang sekarungnya isi 30kg jd habis sekitar 60kg. Dengan pakan perharinya saya jatah dr mulai 5kg/hr hingga dihari ke 5 mencapai 10kg/hr. Tinggal dibagi aja ya, soalnya saya tidak pernah patokan sehari dikasih berapa kg, asal ikan masih mau makan ya saya kasih terus sampai kenyang. hehe

Setelah habis pelletnya atau 1 minggu diberi pellet, langkah selanjutnya adalah pemberian daging-dagingan atau ikan-ikanan. Limbah daging seperti usus buntu atau ayam tiren bisa mempercepat pertumbuhan benih lele kalian. Dalam hal ini kalian dituntut untuk rajin keliling pasar atau mencari tempat pemotongan ayam di sekitar daerah kalian. Namun jika tidak ada daging, maka kalian bisa mencari limbah ikan seperti kepala ikan, udang ataupun apa saja yang sudah tidak dipakai, yang penting intinya daging.

Untuk pemberian pakannya juga jangan pelit, kasih saja terus selama ikan masih mau makan, nah enaknya ternak dikolam tanah adalah kita tidak takut bau ataupun air kolam menjadi buruk. Karena dikolam tanah pasti ada bakteri pengurainya, dimana bakteri ini memakan amoniak ( racun bau ) yang akan merubah amoniak menjadi gas. Jadi jangan heran jika nanti kolam kalian akan terlihat sepi, karena ikan semakin banyak main di dasar kolam. Ingat ya jika kolam yang bagus itu bisa dilihat dari ikannya, semakin ikan banyak main di dasar kolam, berarti kolam itu semakin banyak mengandung nutrisi dan plankton.

Pemanenan Dengan Cara Pengeringan Kolam

Biasanya setelah saya berikan pakan berupa daging dalam 3 – 4 minggu, saya bisa mendapatkan ikan lele dengan isi 8/kg. Nah sebelum proses pemanenan atau seminggu sebelum panen, ushakan kalian berikan pellet tenggelam, jika mau lebih irit lagi kalian bisa memberikan nasi atau sayur-sayuran. Rahasianya, kalian cari tempat catring, warung makanan atau pasar. Minta atau beli bekas nasi atau sayurannya, berikan ke lele selama 1 minggu, karena dengan nasi dan sayuran maka daging ikan lele akan semakin padat berisi. Sehingga jika ditimbang pun akan semakin baik hasilnya dan yang terpenting ikan tidak banyak mengalami penyusutan ketika di jual dipasar atau ke tengkulak.

Untuk pengeringannya bisa dilakukan disaat subuh ataupun siang menjelang sore, tapi ikan jangan diberi makan ya selama 1 – 2 hari sebelum proses pengeringannya. Biar ikannya tidak memuntahkan makanannya lagi, soalnya kasian kan kalau abis dikasih makan terus dikuras kolamya.

Kesimpulannya adalah usahakan pemberian pakan semurah mungkin akan tetapi pemberiannya sebanyak mungkin agar ikan cepat tumbuh besar. Dengan metode ini setiap 10.000 benih yang saya tanam saya bisa menghasilkan penen -+ 900Kg – 1 Ton ikan dengan ukuran 8-10/kg. Sisanya ukuran sangkal dan besar ( 1kg isi 4-6 ). Tapi jika kalian ingin menekuni bisnis ikan lainnya seperti ikan gabus, kalian bisa simak artikel selanjutnya tentang Tips Budidaya Ikan Gabus Agar Panen Melimpah.

Nah demikianlah sekilas tentang rahasia dan tips ternak ikan lele mutiara dengan baik dan benar. Semoga artikel kali ini bisa bermanfaat untuk pembaca blog kebun ternak semuanya. Terima kasih sudah berkunjung dan salam sukses selalu.

 

 

Ternak Ikan Lele Mutiara – Rahasia Agar Cepat Panen Dan Untung Besar | admin | 4.5